Pelantikan Bupati Konawe Terpilih 2018

BERANDA / Pelantikan Bupati Konawe Terpilih 2018

Pelantikan Bupati Konawe Terpilih 2018

Hari Senin, 01 Oktober 2018, di Pemerintahan

Kendari - Kery Saiful Konggoasa-Gusli Topan Sabara resmi menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Konawe. Begitu pula AS Tamrin-La Ode Ahmad Monianse menduduki posisi wali Kota Baubau dan Wakil Wali Kota Baubau. Kedua pasangan kepala daerah ini dilantik langsung Gubernur Sultra, Ali Mazi di Aula Bahteramas Kantor Gubernur Sultra, Senin (24/9).

Pasangan dengan akronim KSK-GTS dan Tampil Manis ini diambil sumpahnya di hadapan 700 undangan. Ali Mazi mengingatkan dua pasangan kepala daerah baru saja diambil sumpahnya untuk melupakan semua perbedaan yang ada. Saat ini, harus fokus membangun daerah dengan merangkul semua elemen di daerahnya.

“Fokus tunaikan janji politik. Tidak boleh lagi ada sekat,” pesan Ali Mazi kepada dua kepala daerah yang baru dilantik. Suami Agista Ariyani mengingatkan, masyarakat sudah cerdas sehingga mereka butuh bukti. Makanya, pemimpin harus hadir untuk mengawal dinamika politik di daerahnya agar tidak menjadi konflik sosial.

Semua perbedaan sebelum pilkada sudah harus dirangkul sebagai satu kesatuan warga masing-masing. “Kalau dulu kalian punya pendukung, maka mulai hari ini sudah menjadi milik masyarakat Konawe dan Baubau secara keseluruhan. Karena tidak ada lagi sekarang pendukung Tamrin dan Kery. Pilkada sudah selesai, saatnya memberikan wujud nyata atas janji-janji saat kampanye,” ungkapnya.
Hal terpenting dalam pengelolaan daerah ke depan kata Ali Mazi, sinkronisasi program pemerintah kabupaten/kota dengan program provinsi dan pusat. “Jangan jalan sendiri, harus ada keselarasan program dengan provinsi. Karena provinsi juga harus sejalan dengan pusat,” ingatnya.

Ali Mazi menekankan agar persoalan kemiskinan, peningkatan infrastruktur, dan sektor kesehatan harus menjadi perhatian bersama. Dalam kesempatan itu pula, Ali Mazi mengapresiasi pengabdian Hado Hasina sebagai Pj Wali Kota Baubau dan Tasman Taewa sebagai Pj Bupati Konawe. “Kita ucapkan terima kasih kepada Hado Hasina dan Tasman Taewa telah pengawal penyelenggaraan pilkada dengan aman, damai, dan lancar,” sambungnya. Selain pelantikan pasangan dengan akronim KSK-GTS dan Tampil Manis, ada pula pelantikan Ketua Dekranasda kabupaten/kota dan Ketua PKK oleh Ketua Dekranasda Provinsi Sultra, Agista Aryani Ali Mazi.

Pada momentum ini, ada bagian mengharukan. Itu tampak saat detik-detik pelantikan Ketua Dekranasda Kota Baubau, Sartini Tamrin. Ia harus menuju meja penandatanganan berita acara dengan menggunakan kursi roda. Matanya terlihat sayu. Sartini Tamrin dilantik bersama Sitti Nurbaya Kery Saiful Konggoasa.

Pelantikan itu turut disaksikan oleh sejumlah kepala daerah. Ada Bupati Butur Abu Hasan, Bupati Kolaka Ahmad Safei, Plt. Wali Kota Kendari Sulkarnain, Bupati Buteng Samahuddin, Bupati Konkep Amrullah, Bupati Mubar LM Rajiun Tumada, Bupati Wakatobi Arhawi, Bupati Koltim Tony Herbiansyah. Terlihat pula di tengah undangan Ketua DPRD Sultra, Abdurrahman Shaleh, anggota DPR RI Tina Nur Alam, Umar Arsal dan tokoh nasional Agung Laksono. Unsur muspida juga memenuhi undangan tersebut.

AS Tamrin tampak bahagia saat mengikuti pelantikan. Meski tidak bisa didampingi istri secara penuh karena sakit, namun dia tetap semangat. “Alhamdulillah, isteri saya bisa hadir. Meski dalam keadaan tidak sehat, tetapi ia berusaha mendampingi saya. Ini menjadi kebahagian tersendiri bagi saya,” kata AS Tamrin saat ditemui usai pelantikan.
Meski dalam keadaan sakit dan duduk di kursi roda, namun penampilan Sartini Tamrin tampak cantik dan anggun mengenakan kebaya putih dipadu dengan sarung tenun dan selendang khas Buton. Setelah proses pelantikan, Ketua DPD PAN Kota Baubau mengaku akan menggelar pesta rakyat di Baubau, 29 September mendatang. Semua itu sebagai wujud kesyukuran sekaligus untuk memupuk kebersamaan bersama masyarakat. “Kita jadikan pesta rakyat sebagai mometum untuk silaturahmi. Kita rekatkan kembali hubungan persaudaraan. Jangan lagi ada pengkotak-kotakan, karena Baubau adalah milik kita bersama. Dan mari kita bagun secara bersama,” harapnya.

Sementara itu, Kery Saiful Konggoasa-Gusli Topan Sabara juga disambut dengan cara berbeda oleh masyarakat Konawe. Salah satu yang menarik adalah keduanya naik reog (kepala singa). Suami dari Sitti Nurbaya ini menambahkan, pasca pelantikan akan langsung kerja. Tak akan ada pesta rakyat, tak ada pula program 100 hari. Sebab, menurutnya ia sudah meletakan dasar-dasar pembangunan di periode pertamanya.

“Saya hanya ingin fokus bekerja. Rapat bersama jajaran Pemkab Konawe akan digelar. Mengevaluasi sejauh mana penyelenggaan pemerintahan dan pengelolaan anggaran,” ungkapnya. Pada program kerjanya nanti Kery dan Gusli akan fokus pada tiga hal. Pertama, pengelolaan APBD tepat sasaran, peningkatan investasi yang masuk ke daerah, dan menyiapkan personil yang menguasai tugas dan fungsinya masing.

“APBD Konawe Rp 1,4 triliun. Tapi yang beredar di Konawe sampai Rp 6 triliun hingga Rp 7 triliun pertahun karena adanya investasi. Jadi saya ingin fokus memanfaatkan apa yang Konawe miliki untuk menekan angka kemiskinan. Untuk mendukung itu saya butuh orang-orang cerdas, makanya penting juga untuk saya lakukan penyegaran. Ini buka soal suka dan tidak suka, ini demi menyatukan persepsi membangun Konawe,” imbuhnya. (sumber. Kendari Pos)