Pemkab Konawe Resmikan IPLT Sebagai Solusi Pengurangan Limbah Tinja

UNAAHA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) mendapatkan bantuan berupa Bangunan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) dari Direktorat Sanitasi Kementerian PU melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sultra. Sehingga dengan adanya IPLT tersebut diharapkan, Pemkab mampu mengurangi pencemaran dari limbah tinja dalam mewujudkan lingkungan kota/kabupaten yang bersih, sehat, dan nyaman.

Serah terima sekaligus peresmian IPLT ini digelar Kamis (7/1/2021) bertempat di Kelurahan Mataiwoi, Kecamatan Tongauna, yang dilakukan oleh Kepala Balai PPW Sultra, Mustaba, kepada Pemkab yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Ferdinand, dan disaksikan juga sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Konawe.

Sekda Konawe, Ferdinand mengaku bersyukur dengan pembangunan IPLT tersebut, karena menurutnya IPLT ini bertujuan untuk meningkatkan layanan sanitasi sebagai salah satu pelayanan dasar kepada masyarakat untuk mewujudkan kualitas lingkungan yang bersih di Kabupaten Konawe.

"Fasilitas telah dibangun, tinggal kita bisa memanfaatkan prasarana IPLT ini dengan optimal, sehingga kondisi sanitasi di Konawe utamanya di Kota Unaaha menjadi lebih baik dan dapat meningkatkan kesehatan masyarakat," terangnya.

Dirinya menegaskan, dalam menunjang pemanfaatan fasilitas IPLT, pihaknya berencana akan mengadakam fasilitas penunjang, salah satunya mobil penyedot tinja. Selain itu, pihaknya juga akan menyiapkan regulasi berupa Peraturan Daerah (Perda) terkait pelaksanaan dan pengelolaan IPLT.

"IPLT ini baru diresmikan hari ini tentunya masih banyak masyarakat belum tahu, untuk itu kita akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui Pemerintah Kecamatan," tutupnya.

Kepala Balai PPW Sultra, Mustaba mengatakan, bangunan IPLT di Kabupaten Konawe dibagun melalui dana Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2020 dengan anggaran sebesar Rp 5 Miliar. Jadi setelah penyerahan IPLT maka akan dikelola oleh Pemkab Konawe melalui Dinas terkait.

Sementara itu, Sekretaris Dinas PU Konawe, Noor Janna menjelaskan, untuk sementara Dinas Pekerjaan Umum Konawe akan dipercayakan menangani pengelolaan IPLT. Kedepannya, pihaknya akan melakukan penyedotan tinja dari penampungan rumah warga, setelah itu akan di bawah ke IPLT untuk diolah, dan dalam pengolahannya dibagi dua yakni yang padat dan yang cair yang kedepannya bisa menjadi pupuk.

"Untuk tehnis penyedotannya itu berdasarkan dari permintaan warga itu sendiri, karena kedepannya nanti akan menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk Pemkab Konawe," tutupnya.

Penulis: Dedy/SH

 

Sumber : sultraheadline.com